3 Tren Khas Tahun 90an yang Udah Jarang Diketahui Orang

Era 90an adalah masa-masa di mana banyak inovasi kreatif.

Menurut bokap dan nyokap gue, tahun-tahun segitu emang kita sudah memasuki masa puncak dari perkembangan teknologi. Karena sudah mencapai puncaknya, nggak heran anak-anak di zaman itu kreatif banget. Mereka banyak bikin tren yang nggak terpikir sama generasi-generasi sebelumnya.

Trennya itu macam-macam, ada mainan, film, bahkan sampai cara-cara pedekate yang kreatif. Serius, lo bakalan kaget kalo pedekate anak tahun 90an itu kocak dan mungkin nggak diketahui sama anak-anak jaman sekarang. Nggak ngebosenin. Seru banget, lho.

Pada hari ini, gue mau bahas tiga tren yang populer di tahun-tahun 90an. Barangkali lo mau menghidupkan tren-tren ini lagi. Siapa tahu, kan? Gara-gara bosen sama smartphone, mungkin lo dan teman-teman generasi-Z pengen memperbarui tren yang dulu pernah rame.

  1. Kirim salam lewat radio

Ini adalah salah satu ciri khas anak 90an yang udah jarang dilakukan sama anak-anak zaman sekarang. Sebelum era internet, kalo ada cowok suka sama cewek, biasanya dia bakalan nelpon ke stasiun radio buat ngirim salam ke gebetannya. Bukan cuma untuk gebetan, kalau lo kangen sama keluarga jauh, bisa juga lewat radio ini. Nanti announcer radionya yang bakalan mempublikaskan salam si cowok.

  1. Nulis pesan dan kesan di diary

Tren ini kayaknya udah punah, sih. Hahaha. Tanya sama sodara-sodara lo yang lahir di tahun 90an, deh. Anak-anak kelahiran tahun segitu biasanya punya diary yang suka diisi sama teman-teman sekolahnya. Kalau lo tertarik mencoba, lo bisa beli diary, isi sedikit sama biodata lo, dan minta temen-temen lo buat ngisi diary tersebut. Serius, tegang-tegang gimana gitu kalo diary lo diisi sama orang lain, apalagi sama gebetan, hahaha. Di sinilah biasanya ungkapan cinta suka terjadi.

  1. Bahasa gugu-gaga

Sagayaga magakagan. Ada yang tahu apa artinya? Simpel, itu artinya saya makan. Kok bisa? Begini caranya: sebenernya bahasa gugu-gaga ini cuma nambahin ga-gi-gu-ge-go di setiap pemisahan suku kata. ‘Saya makan kalau dipisah menjadi suku kata akan menjadi ‘sa-ya ma-kan. Nah, di setiap tanda strip itu kamu tambahin ga-gi-gu-ge-go, mengikuti suku kata sebelumnya. Percayalah, bahasa ini terkenal banget di tahun 90an dan masih ada yang pake, walaupun sedikit.