Inilah 3 Pelajaran Hidup yang Bisa Lo Ambil dari PUBG

Gue suka main game. Kalo abis pulang sekolah, gue bahkan suka main game di kamar sampai berjam-jam. Nyokap gue sampe marah-marah gara-gara itu. Duit jajan gue katanya mau dipotong kalo nggak berhenti main game. Hahaha, mati dah gue.

Tapi, ya, gue emang suka main game. Waktu kecil gue suka bercita-cita jadi gamer profesional, tapi kayaknya nggak mungkin juga, sih. Bukan karena bokap atau nyokap ngelarang, tapi karena gue kalah melulu kalau main game.

Nah, salah satu game favorit gue adalah Player Unknown’s Battlegrounds atau sering disingkat PUBG. Sebagian dari lo mungkin nyebutnya pubji. Ini adalah game tembak-tembakan, third person, yang intinya lo harus bertahan sampai titik darah penghabisan. Lo bakal ngelawan pemain lain yang jumlahnya nggak sedikit, cuma buat jadi orang terakhir yang selamat.

Kenapa gue suka sama game ini? Simpel. Soalnya game ini bisa bikin gue mikir tentang kehidupan. Secara, game ini kan tentang survival alias bertahan hidup, rasanya jadi mirip banget sama kondisi kita (manusia) yang sebenernya juga perlu bertahan hidup. Bedanya kalo di PUBG lo bertahan hidup dengan tembak-tembakan, kalau di kehidupan nyata lo bertahan hidup dengan cari makan.

Jadi, ini beberapa pelajaran hidup yang sering gue pikirkan dari bermain PUBG. Beberapa dari lo mungkin juga pernah memikirkan yang sama:

  1. Nasib ada di tangan lo, nggak selamanya bergantung pada kondisi awal. Permainan PUBG dimulai saat lo disebar di titik-titik yang berbeda. Ada yang begitu mendarat langsung dapat banyak keuntungan, ada juga yang enggak. Akan tetapi, yang mulai dengan banyak keuntungan belum tentu bakal jadi juara, bisa jadi pemenangnya malah yang awalnya “miskin”. Mirip kayak nasib, Tuhan nggak akan mengubah nasib lo kecuali lo yang mengubahnya sendiri.
  1. Jangan gegabah, pikirkan hidup lo matang-matang. Main PUBG tuh nggak bisa buru-buru kalau lo nggak mau cepet mati. Lo harus bikin perencanaan yang matang supaya lo bisa selamat dari musuh-musuh lo. Bukan cuma masalah milih senjata sama armor, tetapi juga masalah taktik. Sama seperti hidup, lo nggak bisa sembarangan memilih jalan hidup. Sehebat apa pun lo, kalau terburu-buru mengambil keputusan cuma bakal bikin lo menyesal di kemudian hari.
  1. Manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Di PUBG, permainan tidak berjalan selamanya. Ada yang namanya wall of death, yakni tembok listrik yang akan mempersempit area pertempuran. Semua pemain yang terkena tembok itu akan mati. Artinya, waktu lo terbatas, lo nggak bisa berleha-leha atau lo bakal dihantam masalah. Nah, sama kayak hidup, kan? Lo nggak bisa males-malesan. Kalo lo mau sukses, manfaatin waktu yang udah Tuhan kasih. Talk less, do more!