Patah Semangat dan Merasa Gagal? Baca Dulu Petuah Ini Biar Semangatmu Balik Lagi!

Gagal tuh nggak aneh. Lo jangan pernah nganggep kalo gagal itu adalah sebuah keanehan atau semacam aib. Nggak gitu, sob. SEMUA orang pernah merasakan kegagalan dalam hidupnya.

Setiap orang, cepat atau lambat, pasti akan mengalami masa-masa paling terpuruk dalam hidupnya. Ya, lo mungkin aja bakal berpikir bahwa dunia itu gak adil. Tapi enggak, sebenernya kegagalan itu bener-bener cuma salah satu episode hidup yang nantinya juga bakalan lo lupain.

Jadi, nggak salah juga sih kalo ada orang yang bilang bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Kegagalan nggak bisa lo jadiin alasan buat menyerah dari apa yang lo perjuangin. Sekalipun yang lo perjuangin tetep nggak bisa lo dapetin, bukan berarti lo nggak punya alternatif, sob! Pikir, deh. Bumi diisi sama 7 milyar manusia dan triliunan misteri yang belom pernah lo liat, masa lo khawatir sama SATU pilihan hidup? Ada triliunan misteri dan lo khawatir sama SATU pilihan?

Gini, merasa terpuruk itu natural. Merasa sedih pun silahkan. Nggak ada yang salah dengan bersedih, itu alami. Bahkan, kalo perlu menangis pun menangislah! Yang nggak boleh itu adalah menyerah hanya karena lo gagal di salah satu episode hidup lo! Hidup nggak sekejam itu, nggak akan membiarkan lo terjebak pada kegagalan. Hidup itu nyediain alternatif-alternatif, tinggal lo-nya aja … mau atau nggak mengubah nasib lo sendiri?

Sob, gagal itu udah bawaan manusia, begitu pula dengan kesuksesan. Jadi jangan pernah merasa lo itu sial terus-menerus dan jauh dari kata sukses. Lo tahu pelawak Opie Kumis? Dia dulunya kuli panggul, cuma dibayar seadanya, tapi dia mau ngeliat peluang-peluang dalam hidupnya. Sekarang? Dia salah satu pelawak paling kocak yang pernah tampil di acara TV seluruh Indonesia. Dia nggak nyerah hanya karena dia berada di “bawah”.

 

Nggak Usah Insecure Sama Pencapaian Orang Lain!

Nggak perlu merasa insecure atau sirik dengan pencapaian orang lain. Sob, rejeki orang  beda-beda. Lo nggak bisa nyamain nasib lo sama Bowo Tiktok, begitu pula sebaliknya. Rezeki itu ada porsinya masing-masing. Daripada lo sibuk berkaca pada hidup orang lain, lebih baik lo fokus bikin tujuan dan target kesuksesan lo sendiri.

Kenapa? Lo sirik sama temen lo yang dapet kuliah di universitas favorit? Atau lo sirik sama temen lo yang terus-terusan dapet ranking satu di sekolah? Sob, ukuran kesuksesan itu nggak bisa diukur sama hal-hal kecil kayak begitu doang. Lo bisa ngebahagiain orang tua lo itu juga bisa dibilang kesuksesan, lo bisa bikin gambar dan direkrut jadi komikus itu juga kesuksesan, bahkan menolong orang susah di pinggir jalan itu juga kesuksesan! Jadi, sukses itu nggak bisa cuma diukur sama materi dan pencapaian-pencapaian yang sifatnya sementara!

Jadi, udahlah. Lo nggak perlu larut dalam kesedihan. Kesuksesan nggak akan nyamperin hidup lo kalo lo malah sibuk menyalahkan orang lain atau terus-menerus menyalahkan diri sendiri. Nasib lo nggak bakal berubah kalo lo nggak berusaha untuk ngerubah itu. Syukuri apa yang lo punya dan coba cari alternatif gimana caranya menjadikan apa yang lo punya sebagai jalan menuju sukses.

Bangkit! Jangan takut buat terus mencoba. Lo dan kesuksesan itu sebenernya nggak terlalu jauh, lo cuma perlu mencoba sedikit lebih keras dan berpikir lebih edan. Lo nggak akan pernah tahu kalo lo cuma diem-diem aja, kan? Mereka yang sukses adalah mereka yang memulai, bukan mereka yang banyak ngeluh.